Itinerary For Tourist's Journey While in Bali
*Negara Asal Wisatawan - Bali
Date: 19 desember 2011- 21 desember 20
Hari Pertama
Senin 19 Desember 2011
o 10.00 Tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai Denpasar Bali
o 10.00 – 11.00 Perjalanan menuju hotel Mercure Kuta
o 11.00 – 13.00 Isitirahat lalu makan siang di hotel
o 13.00 – 14.00 Perjalanan menuju Desa Wisata Penglipuran – Bangli
o 14.00 – 15.00 Menikmati keindahan Desa Penglipuran dengan tour guide profesional
o 15.00 – 16.30 Menyaksikan upacara adat dan keagamaan warga Desa Penglipuran 16.30 – 17.30 Acara bebas, wisatawan dapat berinteraksi dengan para warga dan berfoto sebagai kenang – kenangan
o 17.30 – 18.30 Kembali ke hotel
o 18.30 – 19.30 Beristirahat dan bersiap untuk makan malam
o 19.30 – 21.00 Menikmati makan malam seafood di Pantai Jimbaran
o 21.00 Acara bebas bagi para wisatawan

Hari Kedua
Sabtu, 26 November 2011
o 08.00 – 09.00 Menikmati breakfast di hotel
o 09.00 – 10.00 Bersiap – siap untuk perjalanan hari kedua
o 10.00 – 11.30 Perjalanan menuju Desa Di daerah pegunungan sekitar Kintamani
o 11.30 – 14.00 Melihat para pemandangan gunung dan kawah
o 14.00 – 15.30 Makan siang di dekat objek wisata di daerah gunung batur
o 15.30 – 17.30 Menyaksikan Candi Pura Ulun Danu menawarkan sebuah pemandangan Gunung Batur yang menawan.
o 17.30 – 19.00 Perjalanan kembali ke hotel
o 19.00 – 20.00 Beristirahat dan bersiap untuk makan malam
o 20.00 – 22.00 Makan malam di Lais Restaurant, Kuta
o 22.00 Acara bebas
Kintamani
Di daerah pegunungan sekitar Kintamani, terdapat Gunung Batur dengan danau kawah yang dalam dan mata air panas yang bergolak. Udara pegunungan yang sejuk disertai pemandangan ke seluruh arah, sama indahnya dengan keberadaan beberapa candi penting, yang telah membuat Kintamani menjadi salah satu tempat yang tidak terlupakan dalam agenda wisatawan Bali.
Gunung Batur sebenarnya hanya merupakan salah satu gnung berapi kecil, namun letaknya berada di tengah-tengah kawah besar berdiameter 14 Km. Selain itu, Gunung Batur bersebelahan dengan Danau Batur yang berbentuk sabit yang dikelilingi tembok tinggi pinggiran kawah. Ukuran kecuraman kawah akan membuat Anda membayangkan letusan dahsyat dari Gunung Batur yang terjadi sepuluh ribu tahun yang lalu.
Gunung ini masih aktif sampai sekarang seperti penduduk Bali yang masih mengingat letusan yang terjadi pada tahun 1917 tersebut dimana erupsi tersebut telah mengambil ribuan nyawa dan menghancurkan ratusan candi. Erupsi lainnya sering terjadi setelah kejadian tersebut, sehingga memaksa masyarakat lokal untuk diungsikan, bersama dengan beberapa candi meliputi salah satu candi utama Bali, Pura Ulun Danu. Candi Pura Ulun Danu yang semula berada di dalam kawah yang besar, kemudian dipindahkan ke puncak bukit. Sekarang, Candi Pura Ulun Danu menawarkan sebuah pemandangan Gunung Batur yang menawan.
Di daerah pegunungan sekitar Kintamani, terdapat Gunung Batur dengan danau kawah yang dalam dan mata air panas yang bergolak. Udara pegunungan yang sejuk disertai pemandangan ke seluruh arah, sama indahnya dengan keberadaan beberapa candi penting, yang telah membuat Kintamani menjadi salah satu tempat yang tidak terlupakan dalam agenda wisatawan Bali.
Gunung Batur sebenarnya hanya merupakan salah satu gnung berapi kecil, namun letaknya berada di tengah-tengah kawah besar berdiameter 14 Km. Selain itu, Gunung Batur bersebelahan dengan Danau Batur yang berbentuk sabit yang dikelilingi tembok tinggi pinggiran kawah. Ukuran kecuraman kawah akan membuat Anda membayangkan letusan dahsyat dari Gunung Batur yang terjadi sepuluh ribu tahun yang lalu.
Gunung ini masih aktif sampai sekarang seperti penduduk Bali yang masih mengingat letusan yang terjadi pada tahun 1917 tersebut dimana erupsi tersebut telah mengambil ribuan nyawa dan menghancurkan ratusan candi. Erupsi lainnya sering terjadi setelah kejadian tersebut, sehingga memaksa masyarakat lokal untuk diungsikan, bersama dengan beberapa candi meliputi salah satu candi utama Bali, Pura Ulun Danu. Candi Pura Ulun Danu yang semula berada di dalam kawah yang besar, kemudian dipindahkan ke puncak bukit. Sekarang, Candi Pura Ulun Danu menawarkan sebuah pemandangan Gunung Batur yang menawan.
Hari 3
21 desember 2011 adalah dicapai *
21 desember 2011 adalah dicapai *
21 Desember 2011
* 05.30-06.00, Sarapan di hotel dan membeli makanan ringan dan minuman.
* 06.10-07.00, pergi ke Panorama di Desa Blimbing Pupuan, Tabanan.
* 07.10-11.45, Menjelajahi lanskap keindahan Panorama Pupuan.
* 12,00-13,00, Makan siang dan istirahat untuk sementara waktu.
* 13,10-14,00, terus mengeksplorasi keindahan alam Pupuan Panorama itu.
* 14,15-16,10, kembali ke hotel dan beristirahat.
* 16,30-19,00, pergi ke Pantai Kuta dan belanja suvenir di toko-toko terdekat Kuta Beach.
* 19.30-08.00, makan malam di restoran Kuta dekat Pantai, pergi ke hotel dan beristirahat.
* 06.10-07.00, pergi ke Panorama di Desa Blimbing Pupuan, Tabanan.
* 07.10-11.45, Menjelajahi lanskap keindahan Panorama Pupuan.
* 12,00-13,00, Makan siang dan istirahat untuk sementara waktu.
* 13,10-14,00, terus mengeksplorasi keindahan alam Pupuan Panorama itu.
* 14,15-16,10, kembali ke hotel dan beristirahat.
* 16,30-19,00, pergi ke Pantai Kuta dan belanja suvenir di toko-toko terdekat Kuta Beach.
* 19.30-08.00, makan malam di restoran Kuta dekat Pantai, pergi ke hotel dan beristirahat.

Catatan: Desa Sidetapa adalah desa Bali Aga atau desa tua di Bali yang diperkirakan telah exsisted sejak 75 tahun Masehi lalu. Yang unik dari desa ini adalah mereka memiliki rumah-rumah unik dari leluhur mereka yang masih menjaga dengan baik oleh generasi ke generasi sampai sekarang.
Ada menipiskan menarik untuk dicatat dengan baik ketika mengunjungi rumah-rumah. Mulai dari rumah berpola berpola persegi panjang yang dibagi menjadi tiga bagian yaitu Jeroan, Jaba Tengah, dan bencingah.These tiga bagian dimeteraikan dengan dinding kayu berpintukanwood juga. sendiri terdiri dari beberapa sekatan shrine.While kecil di Jaba Tengah adalah sebuah kuil ke ruang leluhur, dapur dan ruang dan pintu masuk ruangan untuk rumah.
Ada menipiskan menarik untuk dicatat dengan baik ketika mengunjungi rumah-rumah. Mulai dari rumah berpola berpola persegi panjang yang dibagi menjadi tiga bagian yaitu Jeroan, Jaba Tengah, dan bencingah.These tiga bagian dimeteraikan dengan dinding kayu berpintukanwood juga. sendiri terdiri dari beberapa sekatan shrine.While kecil di Jaba Tengah adalah sebuah kuil ke ruang leluhur, dapur dan ruang dan pintu masuk ruangan untuk rumah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar